Pria Ditangkap Polisi Bersenjata di Manchester karena Alat Berkebun

Seorang pria di Manchester ditangkap polisi bersenjata karena membawa alat berkebun yang dikira senjata tajam. Ia kini mencari bantuan hukum untuk menghapus peringatan bersyarat yang dapat memengaruhi pekerjaannya.
Pria Ditangkap Polisi Bersenjata di Manchester karena Alat Berkebun

Seorang pria yang baru saja kembali dari kebun kecilnya dengan membawa sayuran dan alat berkebun diikat di ikat pinggangnya ditangkap oleh polisi bersenjata setelah seorang warga melaporkan melihat “seorang pria berpakaian khaki membawa pisau.”

Samuel Rowe, 35 tahun, yang bekerja sebagai manajer teknis di sebuah teater, ditangkap di depan rumahnya di Manchester setelah menggunakan alat berkebunnya, sebuah sabit taman Jepang, untuk memangkas pagar.

“Saya mendengar teriakan di belakang saya, lalu dua petugas bersenjata meminta saya menjatuhkan pisau,” kata Rowe. “Mereka memutar saya, menekan saya ke rumah, memborgol saya, lalu menangkap saya dan membawa saya ke dalam van.”

Alat-alat berkebun yang dibawanya termasuk sekop taman Hori Hori dalam sarung kanvas bermerek Niwaki dan sabit taman Jepang Ice Bear. Namun, salah satu petugas menyatakan bahwa alat tersebut “bukan alat berkebun.”

Rowe dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi, tetapi ia merasa tidak diperlakukan dengan adil. Ia mengatakan bahwa ia harus menjelaskan apa itu kebun kecil (allotment) kepada petugas dan terus-menerus menyatakan bahwa alat-alatnya adalah peralatan berkebun. Setelah beberapa jam dalam tahanan tanpa pengacara, Rowe menerima peringatan bersyarat agar bisa segera dibebaskan.

Polisi Greater Manchester mengonfirmasi bahwa mereka bertindak berdasarkan laporan publik dan menyita beberapa alat termasuk sabit kecil, pisau besar di dalam sarung, dan pisau pengupas. Mereka mengatakan Rowe menerima peringatan bersyarat yang mencakup nasihat tentang undang-undang senjata tajam di tempat umum.

Rowe kini mencari bantuan hukum untuk menghapus peringatan tersebut, khawatir hal itu akan memengaruhi pekerjaannya di masa depan, terutama karena pekerjaannya melibatkan interaksi dengan orang-orang rentan.

“Saya tidak seharusnya ditangkap oleh petugas bersenjata,” kata Rowe. “Saya ingin peringatan saya dihapus dan alat berkebun saya dikembalikan. Jika memungkinkan, saya juga berharap mendapat permintaan maaf, meskipun kecil kemungkinan itu terjadi.”

Tim Penulis Tanamderumah

Tim Tanamderumah.com memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di dunia berkebun dan budidaya tanaman.

Artikel kami ditulis berdasarkan praktik langsung, wawasan ahli, serta ditulis ulang dari sumber berita terpercaya untuk menjaga akurasi informasi. Konten disusun agar mudah dipahami, relevan, dan dapat diandalkan oleh semua pembaca.

Kritik dan saran silakan hubungi kami melalui laman Kontak.

Kontak

Bagikan artikel ini: